Kepala DPMPTSP Prov. Kalteng, Sutoyo beserta jajaran foto bersama di Upacara Peringatan Hari Jadi Ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah
DPMPTSP Prov. Kalteng – Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran menegaskan tongkat pembangunan kini ada di tangan generasi hari ini seraya mendesak seluruh elemen tingkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan yang kian nyata.
Provinsi Kalimantan Tengah genap berusia 69 tahun pada Sabtu (23/5). Peringatan hari jadi yang berlangsung khidmat dan penuh semangat di lapangan upacara Kantor Gubernur Kalimantan Tengah itu menjadi momentum bagi Gubernur untuk menggelorakan semangat estafet pembangunan kepada seluruh komponen masyarakat sekaligus mengingatkan ancaman kebakaran hutan dan lahan yang kian mendekat.
Seluruh bupati dan wali kota dari 13 kabupaten dan 1 kota se-Kalimantan Tengah hadir menyemarakkan acara. Kehadiran mereka melambangkan keutuhan dan kebersamaan seluruh wilayah dalam merayakan tonggak sejarah ini.
Dalam sambutannya, Gubernur mengingatkan perjalanan panjang provinsi ini sejak resmi terbentuk pada 23 Mei 1957. Kalimantan Tengah lahir dari perjuangan keras para tokoh dan pemimpin adat yang mendambakan wilayah otonom, setelah sebelumnya tergabung dalam Provinsi Kalimantan Selatan.

Gubernur mengajak seluruh peserta upacara untuk mengapresiasi para pendahulu yang telah meletakkan fondasi provinsi ini. “Kita menghormati mereka yang telah mendahului. Kini giliran kita yang mengisi lembaran sejarah berikutnya,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa pembangunan adalah sebuah proses yang memerlukan ketekunan, bukan sesuatu yang bisa diselesaikan dalam semalam.
Terkait kebijakan fiskal, Gubernur menekankan pentingnya efisiensi anggaran. Ia menegaskan bahwa setiap rupiah dari APBD harus dirasakan manfaatnya secara langsung oleh rakyat, bukan terserap dalam birokrasi atau program seremonial yang minim dampak. “Efisiensi bukan berarti pelit. Ini soal tanggung jawab moral kepada masyarakat,” tegasnya.
Gubernur juga menyerukan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Menurutnya, pembangunan Kalimantan Tengah akan jauh lebih kuat dan terarah apabila derap langkah pusat dan daerah berjalan seirama. “Kita tidak bisa membangun sendiri. Tapi kita juga tidak boleh menunggu. Pusat dan daerah harus saling mengisi,” kata dia.
Kepada generasi muda dan para aparatur sipil daerah, Gubernur menitipkan pesan yang menggetarkan: jangan pernah merasa inferior hanya karena berasal dari daerah. “Ide dan gagasan brilian tidak lahir hanya dari kota besar. Dari pedalaman Kalimantan pun bisa lahir terobosan yang mengubah sejarah,” ujarnya disambut tepuk tangan meriah.

Menutup sambutannya dengan nada serius, Gubernur mengingatkan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kembali membayangi Kalimantan Tengah menjelang musim kemarau. Ia meminta seluruh elemen masyarakat, aparat desa, dan perangkat daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan secara serius. “Karhutla bukan ancaman masa depan, ia ada di depan mata kita sekarang,” tandasnya.
Di sela rangkaian peringatan, acara juga diwarnai momen seremonial yang sarat makna: penganugerahan gelar adat Dayak kepada Panglima Kodam XXII/Tambun Bungai. Prosesi penganugerahan yang berlangsung penuh wibawa itu adalah pengakuan atas kontribusi institusi TNI dalam menjaga keamanan dan kedaulatan Bumi Tambun Bungai.
Di penghujung acara, Gubernur mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama mewariskan Kalimantan Tengah yang lebih baik kepada generasi mendatang. “Itulah legacy kita, bukan sekadar warisan fisik, tetapi semangat, integritas, dan keberanian untuk terus melangkah meski jalan belum selalu rata,” pungkasnya, menutup upacara peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah dengan penuh harapan.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Pj. Sekda Kalteng Linae Aden, FORKOPIMDA, Ketua dan Anggota DPRD Provinsi, Para Bupati dan Wali Kota se-Kalimantan Tengah, serta pimpinan OPD dan tokoh masyarakat terkait. Hadir pula seluruh pegawai lingkup Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Kalimantan Tengah (DPMPTSP Prov. Kalteng) yang dipimpin langsung oleh Kepala DPMPTSP Prov. Kalteng, Sutoyo. (LEO/Edt:ARF/Foto : DPMPTSP Provinsi Kalteng).







