19 Mar 2020

Daftar 163 Izin Pertambangan di Kalimantan Tengah Yang Berakhir Masa Berlakunya.

Kalimantan Tengah memiliki potensi sumber daya alam yang besar untuk dikelola dengan baik dan profesional sehingga dapat menjadi sumber pendapatan negara dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu potensi usaha yang diminati oleh investor untuk berusaha di Kalimantan Tengah adalah sektor pertambangan.

Berdasarkan data yang ada pada Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi Kalimantan Tengah, terdapat 7 (tujuh) IUP Operasi Produksi Bahan Galian Mineral Logam dan Batubara, 98 (sembilan puluh delapan) IUP Operasi Produksi Bahan Galian Mineral Bukan Logam dan Batuan/Galian C, dan 10 (sepuluh) Izin Pertambangan Rakyat (IPR) yang telah diterbitkan untuk Tahun 2019 dan diharapkan kepada pemegang izin usaha pertambangan ini dapat melakukan kegiatan usahanya dengan serius dan memperhatikan berbagai aspek yang terkait, seperti aspek lingkungan, aspek tenaga kerja, aspek budaya atau kearifan lokal dan dapat memberi manfaat dan dampak yang positif bagi kemajuan daerah.

Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi Kalimantan Tengah dan Dinas ESDM untuk menginventarisasi semua perizinan khususnya pertambangan yang ada di wilayah Kalimantan Tengah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Perlu ditegaskan kepada semua pemegang izin usaha pertambangan, apabila wilayah-wilayah yang dikuasai oleh pemegang izin tambang yang telah berakhir masa berlakunya, maka status wilayah pertambangan tersebut dikembalikan ke Negara dan dikelola lagi oleh Negara untuk kepentingan rakyat.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tentu akan lebih selektif lagi memberikan izin-izin diatas wilayah tersebut dan akan memprioritaskan investor yang benar-benar berkomitmen untuk memberikan multi efek player bagi kesejahteraan dan kemajuan masyarakat Kalteng demi wewujudkan KALTENG BERKAH.

Hasil evaluasi yang telah dilakukan oleh Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi Kalimantan Tengah bersama Perangkat Daerah teknis terkait, terdapat 163 (seratus enam puluh tiga) pemegang IUP/IPR yang telah habis masa berlakunya dan tidak diajukan kembali permohonan peningkatan atau perpanjangan, maka ditegaskan untuk dikeluarkan dari database Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

 

163 IUP/IPR tersebut terdiri dari :

1.      Kab. Barito Selatan : 4 izin;

2.      Kab. Barito Timur : 24 izin;

3.      Kab. Baruti Utara : 9 izin;

4.      Kab. Gunung Mas : 7 izin;

5.      Kab. Kapuas : 73 izin;

6.      Kab. Katingan : 8 izin;

7.      Kota Palangka Raya : 4 izin;

8.      Kab. Kotawaringin Timur : 6 izin;

9.      Kab. Lamandau : 4 izin;

10.   Kab. Murung Raya : 16 izin;

11.   Kab. Pulang Pisau : 4 izin;

12.   Kab. Seruyan : 4 izin. 

Daftar nama pemegang IUP/IPR yang berakhir, KLIK DISINI

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula.